Saturday, 2 December 2017

Ibumu, Ibumu, Ibumu, Bapakmu



Saat engkau menyusuri malam,
dan engkau dapati seorang Ibu sepuh 
berdiam diri didalam rumah, ketakutan dan lelah.
.
.
Maka gendonglah dia,
peluklah dia, tenangkanlah dia
seperti engkau menemukan Ibumu sendiri.
.
Jika engkau teringat Ibumu almarhum,
maka kirimlah doa dengan segera,
mumpung hujan belum reda.
Karena langit dan bumi sedang terhubung kuat atas ijinNya.
.
Jika engkau masih rindu Ibumu dirumah,
sentuhlah tangannya, lihatlah wajahnya, pandanglah dengan dengan seksama.
.
Boleh saja engkau meneteskan air mata,
mumpung luapan air belum reda.
Maka tetes air mata dan peluh keringatmu,
akan hanyut menuju muara lautan.
Dan akan menjadi saksi dikemudian hari.
.
Jika hatimu masih beraduk - aduk
Maka peganglah dayungmu kuat - kuat.
Tugas engkau tunaikan, 
jeda diantara lima waktu itu engkau tunaikan
.
Biarkan sudut mata berlinang,
mumpung hari masih gelap.
Karena menangis adalah cara agar mata terseka 
Karena menangis adalah cara agar hati kita terjaga.
.
#SepertigaMalam
#ImogiriBerduka
#TimGaliaBiru1
#IbuPertiwi
#TanahAirImogiri

Semoga menjadi nasehat dan didapati hikmah.
Anak muda, bergeraklah.