Thursday, 29 June 2017

PRESS RELEASE : Mapala UPN “Veteran” Yogyakarta Kibarkan Kembali Merah Putih di Krucut Monjali

PRESS RELEASE
SEORANG DIRI, PEMUDA MEMANJAT KERUCUT MONUMEN JOGJA KEMBALI (MONJALI)
MELAKUKAN PROSESI PENGIBARAN BENDERA MERAH PUTIH
MEMPERINGATI KEMBALINYA YOGYA KE PANGKUAN IBU PERTIWI


Mapala UPN “Veteran” Yogyakarta setelah sukses melakukan pengibaran bendera raksasa setahun yang lalu (2016). Kembali dibulan dan tanggal yang sama 29 Juni 2017 akan melakukan prosesi pengibaran bendera ukuran 3 x 2 meter. Dipuncak kerucut Monjali. Yang membedakan saat ini adalah, pemanjatan dilakukan seorang diri (solo).

Nama Warok (Stefanus Feby Nugroho). Angkatan Mapala tahun XXVII. Mahasiswa agroteknologi UPN “Veteran” Yogyakarta, yang akan memanjat dan melakukan pengibaran.

Monjali adalah tetenger (penanda) peristiwa bersejarah perjuangan NKRI. Monumen ini dibangun segaris dengan sumbu imajiner, yakni ; Merapi, Tugu, Keraton Kasultanan dan Parangtritis (pantai selatan). Lokasi tepatnya di dusun Jongkang, Kelurahan Sariharjo, Kecamatan Ngaglik, Kabupaten Sleman. Peletakan batu pertama pada tanggal 29 Juni 1985 dilakukan oleh Sri Sultan Hamengku Buwono IX.

Keberadaan monument ini sendiri merupakan bentuk penghargaan terhadap para pejuang yang merebut kembali Yogyakarta dari tangan penjajah yang berujung pada penarikan tentara Belanda pada 29 Juni 1949 Tepat 68 tahun yang lalu, Juni 1949 – Juni 2017. Masyarakat Yogyakarta menjadi saksi. Tonggak sejarah, Yogyakarta kembali ke pangkuan Ibu Pertiwi dalam NKRI.

Dan besok hari, tanggal 29 Juni 2017, seorang pemanjat tebing (climber) yang tergabung dalam perhimpunan Mapala UPN “Veteran” Yogyakarta mewarisi semangat juang ini. Faktor alam yang mesti diantisipasi sejak awal dalam proses pengibaran adalalah cuaca terpaan angin, kemiringan dinding kerucut dan ketinggian. Yang khas dari proses menyelimuti kerucut Monjali ini adalah hal bentukan dinding yang kerucut. Tentu berbeda dengan kondisi di tebing terjal yang biasanya berupa dinding besar (big wall).

Mohon doanya bagi warga Yogyakarta untuk kesuksesan prosesi ini. Dan bisa menjadi agenda tahunan. Yang mengingatkan kita, untuk meneruskan perjuangan para pahlawan.


Kontak Phone :
Budi Fajarochman 0856-2884-811 (Humas Mapala UPN)