www.mapalaupn.com - Informasi Online MAPALA UPN "Veteran" Yogyakarta

www.mapalaupn.com - Informasi Online MAPALA UPN "Veteran" Yogyakarta

Saturday, 20 October 2018

PEMUDA MAPALA UPN: "AYO BERTOLAK KE PALU,SAUDARA KITA MEMBUTUHKANK BANTUAN"

Pemuda Mapala UPN: "Ayo bertolak ke Palu,Saudara Kita Membutuhkan Bantuan"

                         


Foto: Beberapa anggota Mapala UPN Jogja melakukan pencarian dan evakuasi korban di Baraloa,Palu.

         (Jogja,16/10/2018) Dewasa ini kembali "Ibu Pertiwi "diuji" oleh Penciptanya. Diguncang dan di bandangkan air-air lautNya. Setelah Gempa bumi di Lombok yang baru berakhir masa tanggap darurat nya, kemudian disusul oleh  Palu,Donggala dan sekitarnya yang mendapat "jatahnya". Terjadilah Gempa bumi berkekuatani 7,4 SR yang tak berselang lama diikuti Tsunami di pesisir pantai Palu,Sulawesi Tengah dan sekitarnya pada hari Jum'at (28/9/2018).
       "Ayo bersiaplah,ibu Pertiwi telah memanggil" tukas Fahrur Rozi (seorang pemuda yang sekaligus Ketua Mapala UPN Jogja). "Cepat dikoordinasikan di semua lini yang sekiranya dapat membantu tugas kemanusiaan ini" Lanjutnya. Melalui rapat-rapat kecil, diskusi-diskusi mendadak,dan penyusunan-penyusunan operasional sederhana,kita mempersiapkan diri. Karena dalam situasi darurat seperti ini dibutuhkan keputusan yang cepat akan tetapi tepat. Kemudian diputuskan 3 Anggota pilihan Mapala UPN  Jogja untuk bertolak ke Palu yang terdampak bencana.






              Foto: pelepasan tim SAR dan Assesment ke Palu,di gedung Rektorat UPNVY.

          Tak berselang lama gayung pun bersambut, niat baik ini disambut baik pula oleh pihak Rektorat UPNVY, diberikannya izin dan didukungnya segala kebutuhan dalam misi kemanusiaan ini. Kemudian dengan persiapan-persiapan sebelum keberangkatan,dari mulai persiapan alat,dana sampai perbekalan ilmu dan materi,ketiga Anggota Mapala UPN Jogja yang bernama; Stefanus "Warok" N,Dwi "Loboy" Prasetya,Hafiz "Loki" Ragil ditambah dengan 3 personil dari Menwa diberangkatkan pada Rabu (03/10/2018) ke Palu melalui jalur udara ke Makassar dilanjutkan jalur darat untuk ke Palunya.
         Kemudian sampailah mereka di Palu,setelah 4 hari total keseluruhan perjalanan dari Jogja,kemudian langsung sebagian dari mereka  bergabung dengan tim SAR MDMC Jogja,yang sebelumnya sudah berkoordinasi dan sebagian lainnya ditugaskan menjadi tim Assesment bencana. Daerah operasi dari kedua tim ini berbeda,dimana tim SAR dan evakuasi beroperasi disekitar Baraloa,Kota Palu sedangkan tim Assesment data beroperasi di sekitar Kab. Sigi .



Foto:  melakukan trauma healing kepada anak-anak di Posko UPN.

        Kamis (11/10/2018) evakuasi dan pencarian  korban resmi dihentikan oleh pihak yang berwenang (BASARNAS), dengan total akhir 2.045 korban meninggal dunia, 671 orang hilang dan 10.679 jiwa luka berat. Selain itu, sebanyak 67.310 rumah, 2.736 sekolah rusak, 20 fasilitas kesehatan dan 12 titik jalan rusak berat. Sebanyak 82.775 warga mengungsi di sejumlah titik di Palu, Donggala, dan Sigi.
        akan tetapi hai ltu bukan berarti berakhir pula pengabdian kita disana. Sampai tulisan ini dibuat masih ada beberapa personil yang disana dan membuka Posko UPN yang bekerja sama dengan pihak Pusat Studi Manajemen Bencana UPNVY  (PSMB)  untuk melanjutkan pengabdian membantu saudaranya di Ibu Pertiwi ini.
____________________________________________________
      Menjelang Hari Sumpah Pemuda pada tanggal 28 Oktober 2018,dimana dalam peringatan tersebut banyak makna dan filosofi-filosofi mengenai Pemuda yang  meng-Indonesia. Sedikit banyak Pemuda Mapala UPN sudah satu langkah didepan dalam meng-Indonesiakan diri. Pemuda yang dalam aplikasi rasa cinta terhadap negerinya bukan hanya kata-kata dan debatnya mengendap di meja-meja rapat  ataupun ilmu dan pengetahuanya sebatas di ruang pengap kelas lalu terhalang keluar oleh jendela-jendela kelas perkuliahan. Pemuda Mapala UPN  diharapkan menjadi  garda terdepan pembangunan negeri yang kongkrit dengan caranya. Pemuda yang bukan pemuda remeh temeh, setelah melalui pendidikan ilmu,fisik dan mentalnya.
        Dibuktikan dengan artikel diatas,dimana pemuda yang rela "meninggalkan" kuliah serta segala kegiatannya di Jogja  untuk sedikit "mendharmakan" ilmu dan tenaga untuk saudaranya yang tidak se Suku dan s Ras dengannya yang lagi terdampak bencana. Tak lain dan tak buka alasannya karena kita adalah satu, Indonesia,karena juga Bhineka Tunggal Ika bukan hanya dasar,slogan atau hipokrisi semata. Melainkan cerminan nyata Indonesia yang tergali dari kepribadian luhur rakyat Indonesia, tak terkecuali kita sebagai pemuda Indonesia!
Terima kasih sobat,jasamu abadi. Salam kemanusiaan!

Editor by:
(Badan Galia Mapala UPN/Rowo MPA 017.234)



Monday, 15 October 2018

Mengapa kalian (Mahasiswa Baru) harus ikut Mapala UPN Jogja?

Dokumentasi: momen melingkar ketika selesai Diklatsar 2017,yang sudah membudaya di setiap kegiatan Mapala UPN Jogja.


Mengapa kalian (Mahasiswa baru) harus ikut Mapala UPN Jogja?

          (Jogja, 15/10/18) Mungkin itu juga menjadi pertanyaan saya ketika menjadi seperti kalian, seorang mahasiswa baru "Mengapa saya harus ikut Mapala UPN?". Sebelum jauh menjawab pertanyaan tersebut,kita harus tau dulu apa itu Mapala UPN? Mapala UPN sendiri adalah sebuah Unit kegiatan Mahasiswa (UKM) satu-satunya yang diakui dan mendapat skep dari Rektor yang berkecimpung di dunia Kepecinta Alaman. Waduh... apalagi itu Pecinta Alam? Menurut sayainta alam adalah seseorang yang mempunyai jiwa dan kepedulian terhadap alam sebagai objeknya. baik itu berkegiatan di alam dan ikut menjaga kelestarian alam dengan berbagai caranya. Seperti melakukan pelestarian alam, berkegiatan di alam,bahkan dengan hal kecil saja,misal denngan membuang sampahnya sendiri pada tempatnya, sudah layak dia disebut pecinta alam.
      Setelah kita mengetahui sedikit tentang Mapala UPN, sebenarnya banyak jika ingin menjelaskan tentang Mapala UPN ini, karena begitu banyak kegiatan dan pengalaman yang sudah dilakukanya sedari 28 tahun Organisasi ini terbentuk tanggal 15 Juni 1991 sampai sekarang.
Oke,kita kembali lagi ke pertanyaan utama "Kenapa Kalian  (Mahasiswa Baru) Harus Ikut Mapala UPN?" jawabnya simple saja kawan,karena disini kalian akan mendapatkan sesuatu yang tak pernah kalian dapatkan sebelumnya. Mulai dari rasa persaudaraan yang kuat antar anggota,dari angkatan perintis organisasi sampai angkatan paling kecil (Angkt.2017) semuanya kompak, silaturahminya terjaga . Kemudian lagi, akan mendapatkan pengalaman yang luar biasa dari kegiatan-kegiatannya dalam 5 divisinya,seperti:




HUTAN GUNUNG/MOUNTAINERING
Dokumentasi: Pendakian massal  Mapala UPN Jogja Gunung Merbabu tahun 2017






SUSUR GOA/CAVING
Dokumentasi: Penelusuran salah satu Goa di Purworejo oleh Anggota Mapala UPN Jogja



ARUNG JERAM/RAFTING
Dokumentasi: Pengarungan dan Pemetaan di Sungai Progo Atas.


PANJAT TEBING/CLIMBING
Dokumentasi: Pemanjatan di Tebing Siung oleh salah satu anggota Mapala UPN Jogja.



KONSERVASI SUMBERDAYA ALAM
Dokumentasi: Pengamatan burung liar di kawasan Hutan Turgo, Jogja.




Kalian tidak perlu takut untuk mengikuti semua kegiatan diatas,karena dalam setiap melakukan semua kegiatan outdoor pasti berlandaskan Standard Operasional Prosedur (SOP) yang jelas,jadi tetap safety pastinya ya.
Tidak hanya itu kalian juga selain berkegiatan di alam secara langsung,kalian juga akan diajarkan cara ber organisasi yang baik,dari cara membuat proposal,menyusun laporan,sampai mengurusi hal-hal yang berkaitan dengan kesekretariatan.
           Satu lagi yang dapat memperkuat alasan "Kenapa Kalian (Mahasiswa Baru) Harus Ikut Mapala UPN?" bukan mau menyombongkan diri,nyatanya kita memang mampu dan berhasil menorehkan berbagai prestasi. Dari yang mengikuti lomba-lomba,mengadakan kegiatan-kegiatan yang bagus,dan mendapatkan penghargaan-penghargaan. seperti: Ekspedisi Cartenz,Ekspedisi Borneo, Ekspedisi Celebes. Selain itu Mapala UPN Jogja juga sering mengadakan lomba-lomba tingkat Nasional,seperti Lomba Panjat Dinding Nasional dan Lomba Single Rope Technique.
          Lalu dengan berbagai alasan-alasan yang telah saya jabarkan diatas,masihkah kalian ragu untuk ikut dan bergabung bersama kami (MAPALA UPN)? Namun ingat bukan kami meminta bukan juga kami mengemis kepada kalian untuk menjadi anggota kami,karena "KAMI TIDAK MENCARI ANGGOTA,KAMI MENCARI SAUDARA".

(ROWO MPA 017.234)
                      


Tuesday, 9 October 2018

Latihan SRT Tujuannya Untuk Ini

Latihan SRT untuk Calon Anggota 2018



GALIA NEWS - Jogja, (9/10/2018) Dalam pengaplikasian ilmu yang berpanduan pada buku diktat, perlu dilaksanakan evaluasi dalam latihan teknik. Dalam latihan tersebut dipaparkan pengenalan alat dan teknik-teknik yang diperlukan dalam berkegiatan alam bebas, seperti halnya SRT.

SRT(Single Rope Technic) biasanya digunakan dalam kegiatan caving dengan bentukan gua vertikal. 

       Mapala UPN sebagai wadah oraganisasi pecinta alam memfasilitasi Wall Panjat sebagai sarana simulasi bagi para calon anggota muda 2018.

Latihan SRT bertujuan memberikan pemahaman kepada calon anggota yang masih sangat asing dengan kegiatan ini. Selain paham mereka diharapkan mampu mengaplikasikannya apabila berkegiatan di lapangan.(Kenci, MPA 018.245)

3 Anggota Mapala UPN berangkat menjadi relawan di Palu

Anggota Mapala UPN melakukan evakuasi korban bencana di Baraloa,Palu.


      Jogja,9/10/18. Bencana kembali terjadi di Tanah Air ini,seperti yang terjadi di Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah beberapa waktu lalu. Menurut warga Gempa bumi lebih dulu terjadi,menghancurkan bangunan-bangunan, fasilitas umum dan lain-lain setelah itu Tsunami menghantam disebagian besar wilayah Palu dan sekitarnya.
   Menindaklanjuti bencana tersebut,Mapala UPN Jogja mengambil sikap. Dengan melakukan penggalangan donasi untuk korban bencana dan menerjunkan beberapa anggotanya untuk menjadi relawan di Palu dan Donggala. 3 Anggota tersebut adalah Loboy,Warok dan Loki. Sebelum berangkat ketiganya mendapatkan beberapa materi tentang kebencanaan. Seperti materi manajemen bencana, psikologi survival dan teknis-teknis evakuasi korban.
       Ketiganya diberangkatkan pada tanggal 3 Oktober 2018 lalu dengan menggunakan jalur udara dari Yogyakarta menuju Makassar. Setelah itu dilanjutkan dengan jalur darat lewat Pasangkayu. Disana Warok dan Loki bergabung dalam tim SAR MDMC DIY dalam melakukan kegiatan evakuasinya dan ada 1 orang yaitu Loboy menjadi tim Assesment data. Rencananya mereka akan berada di Palu sampai tanggal 13 Oktober 2018,yang kemudian akan dilanjutkan oleh tim berikutnya yang akan berangkat ke sana. (Rowo MPA 017.234)

Wednesday, 14 February 2018

KETUA DAN WAKIL KETUA MAPALA UPN VETERAN YOGYAKARTA PERIODE 2018 - 2019

Fahrur Rozi
Ketua Mapala UPN Veteran Yogyakarta








Andy Ichwang
Wakil Ketua Mapala UPN Veteran Yogyakarta

Yogyakarta, Setelah diadakannya musyawarah anggota pada tanggal 25 Januari 2018 maka tertunjuklha Ketua dan Wakil Ketua Mapala UPN Veteran yang baru.

Selamat dan sukses kepada Fahrur Rozi | Adar MPA 017.236 yang terpilih sebagai :
Ketua MAPALA UPN Periode 2018-2019
dan
Selamat dan sukses kepada Andi Ichwang | Jaron MPA 017.226 yang terpilih sebagai:
Wakil Ketua MAPALA UPN Periode 2018-2019

Semoga tetap berpegang teguh pada visi dan misi organisasi dan dapat memberikan yang terbaik untuk MAPALA UPN tercinta.Semoga tetap berpegang teguh pada visi dan misi organisasi dan dapat memberikan yang terbaik untuk MAPALA UPN tercinta.




Saturday, 27 January 2018

FOTO : Musyawarah Anggota Mapala Upn "Veteran" Yogyakarta XXVI

 GALIA NEWS  ( Informasi Onlune Mapala Upn Jogja) - Musyawarah Anggota Mapala Upn "Veteran" Yogyakarta XXVI - 2018 di Yogyakarta 26 - 29 Januari 2018. (Gebroex)

Wednesday, 6 December 2017

Workshop And Competition Animal Rescue

Saturday, 2 December 2017

Membawa bekal Asem untuk asupan minuman dan obatan.

Ngasem adalah daerah di Yogya.
Didalam kompleks keraton.
.
Ngasem berasal dari kata pohon Asem.
Filosofi pohon Asem bagi masyarakat Jogja adalah sengsem atau menyenangkan hati.
.
Banyak pohon Asem ditanam dan diwariskan leluhur di Yogya.
Salah satunya adalah dua pohon Asem tua yang dijadikan tempat bertemunya Sultan HB IX dan Panglima Sudirman saat jelang serangan umum 1 Maret 1949.
.
.
Pohon Asem miliki peran dalam perjuangan.
Bagaimana tidak, Asem miliki khasiat banyak.
Salah satunya adalah mengandung vitamin C.
Yang baik untuk daya tahan tubuh.
Para pejuang membutuhkan asupan itu, pada masa perjuangan dan surviva (bertahan hidup).
.
.


#CintaPohon
#JogjaPohon
#PohonKota
#Legenda
#WedangAsem